A moment.
A distant memory.
In my case, a song.
Here's 'Kau Ilhamku' by Man Bai. (Translated: You're My Inspiration) Today's (and maybe yesterday's) events got me thinking, and the song just came right at me; that little piece of nostalgia smack in my life's windshield.
Beribu bintang dilangit
Kini menghilang
Meraba aku dalam kelam
Rembulan mengambang
Kini makin suram
Pudar ilhamku tanpa arah
Sedetik wajahmu muncul
Dalam diam
Ada kerdipan ada sinar
Itukah bintang ataupun rembulan
Terima kasih kuucapkan
Izinkan kumencuri bayangan wajahmu
Izinkan ku mencuri khayalan denganmu
Maafkanlah oh...
Andai lagu ini
Mengganggu ruangan hidupmu
Kau senyumlah oh...
Sekadar memori
Kita di arena ini
Kau ilhamku
Kau ilhamku...
Kini menghilang
Meraba aku dalam kelam
Rembulan mengambang
Kini makin suram
Pudar ilhamku tanpa arah
Sedetik wajahmu muncul
Dalam diam
Ada kerdipan ada sinar
Itukah bintang ataupun rembulan
Terima kasih kuucapkan
Izinkan kumencuri bayangan wajahmu
Izinkan ku mencuri khayalan denganmu
Maafkanlah oh...
Andai lagu ini
Mengganggu ruangan hidupmu
Kau senyumlah oh...
Sekadar memori
Kita di arena ini
Kau ilhamku
Kau ilhamku...
Gets you singing along doesn't it? =)
All that's missing right now...
All that I need to make this moment just right...
...is you.

